Connect with us

Pendidikan

Pelantikan Ketua STMA TRISAKTI Masa Bakti 2020-2024

Jakarta – Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti secara resmi melantik Dr Antonius Anton Lie SE MM, sebagai Ketua STMA Trisakti Periode Antar Waktu 2020-2024 melanjutkan kepemimpinan Dr Ketut Sendra SPd SH MM MH, yang wafat pada bulan Juni 2020 lalu. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan Trisakti, Bimo Prakoso di Auditorium Kampus STMA Trisakti Jakarta Timur, Kamis, 22 Oktober 2020.

Bimo mengatakan, “Bulan Januari lalu, kita baru melantik Ketut Sendra sebagai Ketua STMA Trisakti, dan sekarang kita melantik ketua yang baru menggantikannya,” ujarnya.

Plt Ketua STMA Trisakti I Made Indra juga menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan ketua yang baru, STMA Trisakti akan mengalami kemajuan sebagaimana yang diharapkan oleh mediang Ketut Sendra dan anggota senat lainnya. Pada kesempatan tersebut, I Made Indra juga memberikan selamat kepada Ketua STMA Trisakti yang baru serta mendoakan agar diberikan kekuatan untuk membawa kampus menjadi lembaga pendidikan yang maju dan unggul.

“Saya sangat optimistis, Bapak Anton akan membawa kita semua di STMA Trisakti ini untuk lebih maju lagi. Karena memang awal saya berbincang dengannya, sudah menjadi tekadnya untuk membawa STMA Trisakti menjadi kampus yang unggul. Saya melihat ini adalah panggilan hati seorang pendidik untuk membangun mutu, budaya, serta sistem perguruan tinggi,” ungkap I Made Indra di Jakarta (22/10/2020).

Sementara itu Antonius Anton Lie menyatakan bahwa dirinya menerima amanah ini dengan semangat yang baru. STMA Trisakti, lanjut Anton, bukanlah lembaga pedidikan yang asing lagi baginya. Pasalnya, semenjak berkarir sebagai praktisi di industri asuransi, dirinya sudah terbiasa berhubungan dengan mahasiswa magang, dan program-program pendidikan perasuransian di kampus-kampus.

Anton mengatakan, langkah awal yang akan ditingkatkan pada kepemimpinannya adalah menambah mahasiswa baru untuk mengikuti pendidikan asuransi yaitu dengan merapkan program-program penguatan terhadap kampus asuransi yang dulu pernah dijalankannya. Kedua, kata Anton, yang akan ditingkatkan adalah mutu dan kualitas dosen dengan melibatkan yang muda-muda, termasuk dari kalangan praktisi. Selain itu, tambahnya, akan berkolaborasi dengan pemerintah, asosiasi perasuransian, serta dengan perguruan tinggi lainnya.

“Saya melihat peluang di industri asuransi itu sangat besar. Masih banyak masyarakat yang belum mengenal asuransi. Oleh karena itu, lembaga pendidikan asuransi itu harus terus maju, untuk dapat memberikan kontribusi terhadap industri, berkarya serta menyumbang untuk orang lain. Saya berharap STMA Trisakti mampu tampil sebagai wadah di belakang industri perasuransian Indonesia. Dengan ini saya juga minta dukungan semua pihak, untuk kita bersama-sama memajukan STMA Trisakti, industri asuransi, serta masyarakat asuransi Indonesia,” ungkapnya saat di wawancarai oleh awak media.

Ketua Pembina Yayasan Trisakti, Hary Tjan Silalahi juga menyampaikan harapannya agar ketua STMA TRISAKTI yang baru bisa bekerjasama dengan baik dan membuat sekolah ini menjadi lebih maju dan mampu menjawab tantangan di era digital saat ini. (utw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement